Tidak Lagi Dirakit di Indonesia, Harga VW Naik Hingga 20 Persen

Tidak Lagi Dirakit di Indonesia, Harga VW Naik Hingga 20 Persen

Sebelumnya Volkswagen Indonesia merakit 3 model andalan mereka, seperti Touran, Tiguan dan Golf. Kini dipastikan, layaknya saudaranya Audi, Volkswagen Indonesia juga berhenti merakit mobil di Indonesia.

Namun langkah ini membuat merek ternama asal Jerman ini, harus meningkatkan harga jual mobilnya. Seperti dikatakan Senior National Sales Manager GMM, Jonas Cendana, di Jakarta.

“Awalnya ada beberapa produk yang kita rakit di Indonesia, seperti Touran, Tiguan dan Golf. Sekarang kita lebih fokus ke CBU, karena perbedaan harga merakit dan CBU itu tidak terlalu jauh,” kata Jonas.

Meski demikian, dirinya mengakui, saat tidak lagi dirakit di Indonesia, membuat Volkswagen Indonesia menaikan harga jual hingga 15-20 persen.

“Perubahan harga lebih tinggi ya tetap ada, sebenar-benarnya harga hanya selisih sekitar 15-20 persen. Tapi sebenarnya tidak hanya itu, problemnya kemarin mata uang euro tahun lalu sempat naik tinggi, meski dirakit di sini tapi euro-nya tinggi ya kita tetap pusing,” katanya.

“Namun seluruh suplai tetap aman dan tidak ada masalah. Tapi kita melihat situasi tidak mau terlalu konservatif, kita lihat situasi dahulu (untuk mendatangkan unit lebih banyak-Red). Untuk Polo konsumen paling lama harus menunggu 1 bulan, kita sekali suplai bisa mencapai 60-100 unit Polo dan untuk Scirocco mencapai 10-15 unit,” tambahnya. (lth/rgr)

About the Author

Leave a Comment

Facebook Comments